xmlns:fb='http://ogp.me/ns/fb#'

Blogger

Alam untuk Indonesia

Social Bookmarking

Percobaan h/e Cahaya Mercury

|| || || Leave a comments

Percobaan h/e untuk Cahaya Mercury Percobaan h/e merupakan percobaan yang dilakukan untuk menentukan perbandingan nilai h/e, karena adanya sifat interferensi konstruktif terjadi pada saat cahaya yang akan diukur potensial hentinya mempunyai warna yang sama dengan warna filter yang digunakan, warna yang dihasilkan akan terlihat semakin kuat. Sedangkan interferensi destruktif terjadi bila warna dari lampu merkuri mengenai filter dengan warna berbeda, warna yang dihasilkan tidak kuat. Tujuan percobaan ini dijadikan landasan dalam pembaharuan Diktat Praktikum untuk tahun selanjutnya. Cahaya dengan warna bening (tembus cahaya) bergantung pada warna cahaya yang diteruskan. Sedangkan warna gelap (tak tembus pandang) tergantung pada cahaya yang diteruskan. Jadi filter cahaya berfungsi meneruskan warna-warna tertentu dan menahan warna-warna tertentu. Fungsi kerja (Wo) adalah energi minimum yang diperlukan untuk melepaskan elektron dan efek fotolistrik ialah gejala yang terjadi dalam daerah cahaya tampak dan ultraviolet. Percobaan ini menghasilkan nilai dari fungsi kerja yang berbeda-beda, hal ini disebabkan karena tidak semua energi foton hv bisa diberikan pada sebuah elektron dan suatu elektron mungkin akan hilang dari energi awalnya dalam interaksi dengan elektron.

Bermain Penolak Kemalasan

|| || || Leave a comments

Bermain Penolak Kemalasan Sifat malas yang terjadi dalam diri manusia adalah hal yang wajar ketika bosan dengan rutinitas masing-masing. Kesibukan manusia pasti berbeda-beda tingkatannya, namun terkadang si A merasa bahwa si B lebih santai begitu juga sebaliknya. Kepuasan manusia dalam mengelola hasil yang dicapainya tersebut kurang relevan sehingga membuat sifat ingin merasakan berada di posisi orang lain. Keadaan seperti ini biasanya terjadi di kehidupan bermasyarakat. Sebenarnya ada satu pelatihan rutin untuk bisa membuang rasa malas yang melekat dalam tubuh manusia, yaitu dengan bermain. Mayoritas kepenatan dan kebosanan orang akan hilang jika sudah diajak bermain oleh egonya. Pengendalian emosi ketika bermain akan meningkat lebih baik daripada hanya berdiam diri. Contoh real bermain yang paling santai adalah di alam terbuka. Keberadaan suasana hening dan tertantang akan menciptakan kreasi pengaplikasian dalam menerima masalah. Disini akan dilatih untuk berfikir kritis, menghargai kehidupan dan bersikap mandiri. Arti kata bermain jangan diungkapkan sebagai ajang refreshing, melainkan sebagai media pembelajaran yang dikreasikan dengan media bermain. Belajar tanpa bermain hanya akan membuang waktu lantaran tidak ada titik point yang mampu ditangkap oleh indera otak yang sedang rapuh. Istilah bermain menolok kemalasan bukan tanggapan yang salah. Keinginan belajar datang dengan sendirinya, dan kemalasan datang ketika memang waktunya membosankan. Belajar yang tidak disinkronkan dengan bermain justru akan menjadi lambat proses penyerapan ingatannya. Maka belajarlah sambil bermain.