xmlns:fb='http://ogp.me/ns/fb#'

Blogger

Alam untuk Indonesia

Social Bookmarking

Untuk Seseorang Yang Ada Di Hati

|| || || Leave a comments

Sebuah kisah yang dialami oleh seorang laki-laki dan perempuan selama tiga tahun lebih. Lima tahun yang lalu waktu telah mempertemukan mereka berdua dalam sebuah pertemuan-pertemuan di setiap pena media pembelajaran pada seragam putih abu-abu. Seorang laki-laki yang banyak dikagumi kaum hawa karena kemahirannya dalam bermain music mulai dari gitar, piano dan rebana sehingga tak heran tak sedikit yang mengenalinya. Sedangkan seorang perempuan ini adalah perempuan yang biasa saja dan yang dia tau hanya buku-buku pelajaran. Perkenalan sesaat hanya membuat penukaran ingatan nama satu sama lain, hanya itu saja selama satu tahun pertama lantaran beda kelas. Menginjak tahun kedua mereka dipertemukan dalam satu ruang lingkup dan jarak yang sangat berdekatan. Mungkin berawal dari sebuah pertemanan, pergaulan dan persahabatan antarsesama yang menjadikannya lebih saling mengenal dan sedikit saling memahami. Kisah keduanya berlanjut ketika berada dalam empat buah persahabatan yang diberi nama Friend Forever, dua laki-laki dan dua perempuan. Seiring berjalannya waktu ternyata mereka berdua mngambil keputusan untuk menerima perasaan satu sama lain hingga mereka menyandang status berpacaran. Suka duka canda tawa dan sedih senang mereka satukan, namun kisah itu hanya mampu bertahan beberapa bulan saja kira-kira 2,5 bulan. Cukup singkat tapi bermakna, dan meninggalkan bekas yang teramat dalam antar keduanya. Karena suatu keadaan mereka harus berakhir dan menjalani kehidupan sendiri-sendiri. Perasaan labil waktu itu yang tidak bisa menahan emosi seseorang sehingga selalu terbawa ke suasana yang hening dan airmata mengiringi sepanjang perjalanannnya hingga sampai pada tiba waktunya perpisahan sekolah ketika semua telah dinyatakan lulus. Perpisahan jarak dan waktu semakin membuka mata dan memang itu yang harus dijalaninya. Seorang perempuan melanjutkan belajar di salah satu perguruan tinggi tapi jaraknya lumayan jauh dengan waktu tempuh 6-7 jam dari lokasi sekolah, sedangkan seorang laki-laki memilih bekerja terlebih dahulu. Kedengarannya mereka memang tak memiliki status, namun hubungan silaturrahmi itu seperti terjaga di tiap acara tahunan. Setiap hari, setiap kali memang tak memberikan kabar satu sama lain, namun setiap acar pertemuan kelas mereka berdua selalu bersama. Tak ada yang tau apa yang sedang mereka jalani saat sekarang, namun mereka memiliki prinsip yang sama yaitu tak ingin memiliki pacar sebelum bisa menjadi kebanggaan kedua orangtua. Entah itu kebetulan atau disengaja, yang jelas kisah ini telah mengisnpirasi tentang makna sebuah kebersamaan, sebelum itu tercipta alangkah baiknya saling menjaga kesucian dengan rapi dalam benih-benih cinta yang pernah ada. “Semoga tetap terjaga sebelum engkau khalal bagiku”

Sebuah Anugrah yang Damai

|| || || Leave a comments

Hidup itu anugrah bisa merasakan senang ataupun sedih dalam satu lingkaran. Manusia diciptakan seperti anugrah dari kisah Adam dan Hawa, bahwa hidup itu terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan. Kedua insan inilah yang akan menuliskan sebuah cerita untuk dikenang dan dijalani. Kisah itu adalah Cinta. Banyak orang berlomba-lomba untuk mengisyaratkan apa itu Cinta, dan kesemuanya sangat indah untuk dibaca. Ada yang bilang cinta itu seperti kupu-kupu, semakin dikejar maka cinta itu akan lari dan pergi jauh dari hadapan kita. Sama halnya sebuah kenyataan ketika kita menyukai seseorang jangan tergesa-gesa untuk mengejarnya, karena manusia itu rajanya bosan. Pernahkah mendengar bahwa cinta itu lebih baik selalu dijaga dalam kesuciannya sampai nanti khalal untuk saling memiliki. Ada saatnya memeng saat-saat merasakan cinta, itulah saat yang luar biasa walaupun hanya mengagumi dalam diam. Keadaan cinta yang hakiki itulah yang diharapkan oleh setiap insan, walau memang sangat wajar ada liku-liku dalam sebuah percintaan. Cinta sejati hanya kita temui seumur hidup sekali. Cinta juga bisa dikatakan bagaikan sebuah Koyok. Ketika ditempel awalnya terasa nyaman, kemudian akan terasa seperti biasa saja dan sangat sakit ketika dicabut. Itu ungkapan Cinta yang timbul akibat kesalahan salah satu pihak, mungkin cinta hanya dibuat permainan. Setiap manusia pasti pernah merasakan apa itu yang namanya cinta termasuk suka duka sebuah cerita rumit itu. Cinta yang memiliki makna lebih adalah cinta pertama dan cinta terakhir, keberadaan cinta yang ada ditengah-tengah itu bisa dibilang biasa saja. Ada kalanya cinta itu sangat damai ketika kita menjadi cinta terakhir dari seseorang, sebuah cinta yang akan menjadi abadi sepanjang perjalanan hidup seorang insan. Biarlah cinta itu dating dengan sendirinya, mengagumi dalam diam lebih baik dari pada kita mengejar kisah yang tak memiliki kepastian. Sebuah cerita pasti akan terukir indah dalam kebaikan ketika kedua insan itu tidak saling tertukar jodohnya. Semoga semua insan memiliki akhir yang bahagia dengan pasangan hidup masing-masing.