xmlns:fb='http://ogp.me/ns/fb#'

Blogger

Alam untuk Indonesia

Social Bookmarking

Sosok Bapak Jokowi

|| || || Leave a comments
Sosok Pak Jokowi … Figure politik dari sosok pemimpin yang terjun langsung ke rakyat untuk mendengar keluhan itulah Pak Jokowi. Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, beliau pernah menjadi Wali Kota Solo. Namanya menjadi besar setelah berita kepemimpinannya yang nyata tanpa harus banyak teori mengumbar janji. Perubahan-perubahan terlihat nyata dan merakyat. Sebelum pencapresannya pak Jokowi bersama Wagub Basuki Tjahaja Purnama menanamkan program-program pembangunan demi terciptanya Jakarta yang damai. Dalam orasi yang digelar oleh 50 orang yang berasal dari ‘Posko Center Rakyat Jokowi For President’ menggelar aksi didepan rumah Gubernur DKI Joko Widodo. Kebanyakan mereka berterimakasih kepada Jokowi telah bersedia dicalonkan sebagai presiden RI. Serta menyatakan bahwa Jokowi adalah satu-satunya figure yang dapat mengubah Indonesia kea rah yang lebih baik. Menjadikan Jokowi sebagai calon presiden dari PDIP merupakan hal positif, karena akan membuat semakin banyak persaingan menjadi pemimpin nomer satu di Indonesia. Jokowi adalah capres yang kerap menguasai hasil-hasil survey menjelang pemilu 2014. Pencapresannya juga dinilai oleh pakar akan menyulitkan para capres lainnya. Jika ditelaah akan ada pergantian posisi menjadi milik PDIP yang dulunya dipegang Demokrat. Pencapresan Jokowi ternyata melalui pertimbangan yang panjang, tak hanya meliputi aspek social politik tapi juga dikarenakan dari sisi spiritual dan kebatinan. . Mantan wali Kota Solo itu memang dikenal sebagai pemimpin yang merakyat, pencapresannya diumumkan pada H – 2 kampanye. Menurut KPK syarat utama menjadi Capres RI adalah memiliki integritas tinggi karena akan menjadi pilar dari sikap anti korupsi. Syarat selanjutnya harus memiliki Spiritualitas dan Religiusitas untuk berpihak pada kemaslahatan public dan harus memahami pokok masalah yang kini dihadapi bangsa serta mempunyai solusi alternatifnya. Saat ini kabar tentang euforia Jokowi terdengar dimana-mana termasuk di mancanegara yang ikut gencar. Beberapa media ternama seperti Wall Street Journal, Bussines Week, Reuters dll. Salah satu contoh berita deklarasi Jokowi adalah media ternama asal Amerika, New York Times, member judul “Jakarta’s Popular Governor Gets His Party’s Nod For President”. Kemudian Bussines Week “ Jakarta Governor to Run for Indonesia President in July Election”.

Persahabatan

|| || || Leave a comments
Yang Namanya PERSAHABATAN Sebagai seorang perempuan menjadi hal yang berbeda dengan laki-laki. Mulai dari bersikap dan cara menjalani kehidupannya. Namun adakah hal sama antara keduanya?? …. Mungkin ada tapi memang jelas ada walau tidak sepenuhnya. Dalam perkembangan zaman di era Globalisasi ini, banyak perempuan yang sudah menjadi bagian dari pemimpin selain peran utamanya Ibu Rumah Tangga. Perempuan yang memiliki hati lebih lembut 3 x laki-laki tak mau kalah dengan keadaan yang dulunya ikut-ikutan. Lihat saja, Allah SWT menciptakan perempuan lebih banyak daripada laki-laki dari generasi ke generasi, sehingga tak heran jika kemanapun berada pasti perempuanlah yang dominan meramaikan suasana. Sedangkan laki-laki adalah makhluk seperti Gatotkoco yang kuat melawan ujian hidup. Sebagai imam untuk keluarga ya jangan cengeng, tetaplah tegar tahan banting menjalani arus kehidupan yang keras. Di dunia ini semua hukum alam dan kehidupan menyandang teori Kesetimbangan, tidak berat sebelah ataupun ringan sebelah semuanya rata ada ditengah. Ketika ada siang pasti ada malam, keadaan kehujanan dan kekeringan, usia muda menjadi tua dan masih banyak lagi. Semua yang telah tercipta akan mengalami peralihan yang layaknya sudah menjadi terbiasa. Disini ketika laki-laki memuncakkan amarahnya, yang menjadi penolong adalah perempuan. Karena dengan dirinya peluru emosi tersebut akan meluruh dan keadaan kembali tenang lagi. Itulah arti dari penciptaan berpasang-pasangan. Manusia saling membutuhkan satu sama lain jadi jangan pernah membuat orang-orang yang ada disekitar terluka. Perjalanan hidup kedepannya akan penuh liku-liku yang tidak ada orang bisa menebaknya. Maka jadilah seseorang yang peduli dengan makna ikatan tali silaturrahmi. Dengan cara inilah kita bisa tetap menjaga persaudaraan antar sesama dan terjalin utuh sampai kapanpun. Tak peduli pernah terjadi keburukan tapi tetaplah berfikir positif dan menerima kekurangan tersebut itulah rahasia keabadian dari sebuah persahabatan. Prinsip saling melengkapi. Memiliki teman berbanyak orang itu sangat asyik, apalagi yang tak pandang status. Semua manusia terlahir sama jadi tidak ada perbedaan antar keduanya. Perlu digaris bawahi bersahabat dengan lawan jenis itu sebenarnya lebih asyik lagi tapi kebanyakan berakhir dengan getaran aneh yang membuat persahabatan itu hancur karena kesalahpahaman. Seharusnya jalinlah persahabatan itu apa adanya jangan pedulikan kata orang lain yang malah memperburuk situasi. Di sini sekedar sharing kepada tinta ketik tanganku. 23 Agustus 2013, saya memiliki banyak teman dari berbagai kalangan dan kebanyakan itu seorang laki-laki. Setiap saat bila bertemu pasti saling menyapa, dan lebih sering cerita tentang pengalaman masing-masig yang kebetulan berbeda. Disini kita belajar mengenal cara kehidupan orang lain yang menjalaninya. Kebetulan waktu itu saya mengikuti kegiatan Olahraga Alam Bebas, maksudnya masuk menjadi anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) yang satu tahun berakar. Menjadi Anggota Muda di Mamira LGV setelah selesai Pendidikan Dasar dan kini sedang proses menjadi Anggota Penuh seusai Pendidikan Lanjut dan Pengembaraan. Pengalaman yang sangat luar biasa didapat dari berorganisasi dan berkegiatan di Alam. Bukan hanya sebuah hobi kesenangan tapi ini semua kujadikan sebagai pembelajaranku menjalani perjalanan di daerah perantauan. Kisah mendaki gunung, manjat tebing dan telusur gua sudah pernah dijalani dan kesemuanya dengan orang-orang yang berbeda. Disini saya belajar mengenal karakter orang lain lewat keterbukaan di Alam bebas. Semua karekter terbongkar ketika sedang mengerjakan suatu kegiatan, karena itu diperlukan sikap saling memahami antar sesama. Pernah terbesit sebuah kata yang turun temurun dari senior di masa SMA, “Perbanyaklah koneksi”. Dengan prinsip tersebut itulah mengapa saya tidak memandang apakah perempuan atau laki-laki yang berhak bersilaturrahmi sehingga saya mengenal banyak teman dari berbagai daerah misalnya ITB, Unnes, Undip, UNS dll. Rasa terimakasihku untuk Mamira LGV yang telah membesarkan koneksiku yang terjalin sampai saat ini. Disisi lain, saya memiliki persahabatan dengan teman yang bukan mapala. Sebuah tinta ini benar aku torehkan untuk mereka. Persahabatan yang berlaku singkat itu telah renggang tapi bukan berakhir. Berawal dari sebuah perkenalan hingga terjalin silturrahmi yang asyik. Tapi semua telah berubah, banyak berita keburukan tentangnya. Bagiku it’s fine jika tidak memberikan pengaruh buruk, tapi saya hanya bisa menghargainya dan memandangnya dari belakang. Walaupun itu sebuah kesalahpahaman tapi setidaknya semua telah mengerti alasan masing-masing. Dan ini adalah persahabatan paling ekstrim dengan orang-orang yang ekstrim. Dicap sebagai Selalu Mengalah Perihal pasrah ini pernah diberlakukan untuk sang raga. Mungkin karena terlihat lugu dan polos jadi tak heran jika ada rumor seperti itu. Walaupun sudah beberapa kali, tapi kali ini di tahun 2014 yang benar-benar masuk ke dalam. Kelihatan aneh membicarakan hal yang tak terlalu penting ini. Di suatu acara perkenalan ada seseorang yang membuatku bangga, tapi kenapa akhirnya malah tidak sesuai kenyataan. Kemudian kini menjadi seorang Koor di suatu periode kepengurusan satu tahun ke depan. Bukan dibidang yang diminati tapi malah jadi seperti selalu yang mengalah. Sempat ingin memberontak tapi apa mau dikata semua sudah terjadi dan tak ada gunanya menyesal. Yang harus dilakukan hanyalah fokus ke depan untuk perbaikan yang lebih baik. Buktikan loyalitas yang ada dalam diri untuk memajukan harapan ini.

WASPADA G. SLAMET

|| || || Leave a comments
Aktivitas Gunung Slamet semakin meningkat, hingga statusnya dinaikkan !! !! !! Siapa yang tidak mengenal gunung Slamet itu sangat keterlaluan dalam hal apresiasi terhadap keindahan Alam Indonesia. Gunung yang memiliki ketinggian 3428 Mdpl ini merupakan gunung tertinggi nomer 2 setelah Gunung Semeru 3676 Mdpl dan gunung terbesar di Jawa Tengah. Gunung ini terletak di 5 Kabupaten yakni Pemalang, Banyumas, Tegal, Brebes dan Purbalingga yang mengelilingi setiap kaki gunungnya dari keempat arah mata angin. Dalam jalur pendakian Bambangan terdapat 9 Pos hingga mencapai pintu gerbang Pelawangan. Gunung yang masih memiliki hutan tropis alami memberi peran penting bagi sumber kehidupan manusia. Didalamnya terdapat beberapa tanaman endemic yang hanya ada di hutan gunung tersebut seperti Rotan, Anggrek Hutan, dll. Selain itu juga masih terdapat fauna seperti Elang Jawa yang sering beterbangan di dataran Pos 1, hewan yang kebiasaannya bergelantung diatas pohon, bahkan ketika sepi atau jarang pendaki lewat banyak hewan yang mau menampakkan diri (di Pos 5 terlihat Ayam hutan berlarian), dan isu – isu tahun 2014 ini ada Babi hutan yang keluar dari sarangnya untuk cari makan, tapi ingat pesan sebagai PA jangan panic karena ternyata Babi itu terpancing keluar karena mencium bau makanan yang dibawa pendaki bukan mencium bau pendaki. Jadi sebisa mungkin hindari jalan tengah malam disepanjang perjalanan Pos 3 sampai Pos 5. Sekilas 25 Agustus 2012 pernah terjadi kebakaran hutan diatas ketinggian 2500 Mdpl. Dari data yang dikumpulkan Tim Perhutani, luas areal hutan yang terbakar diperkirakan mencapai 20 hektar. Kebakaran ini terjadi di sekitar Pos 5 yang diduga akibat dari sisa api unggun Pendaki. Berbekal dari ilmu PA yaitu melestarikan alam, walaupun itu sebuah kesalahan yang tak disengaja diharuskan jangan sampai terulang lagi agar citra PA sesuai nama yang disandangnya di setiap daerah. Tidak selamanya gunung itu memberikan Keindahan abadi. Ya, karena ada pemandangan buruk yang merusak panoramanya. Siapa lagi kalau bukan “Sampah”. Ternyata di gunung sampah lebih mudah menggunduk daripada di rumah. Sekali ada perkumpulan sampah kecil itu menjadi hal yang biasa jika tidak langsung diambil. Lama kelamaan sampah tersebut akan cepat bertambah seiring banyaknya pendaki pemulaa yang tak mengerti buang sampah yang hikmat. Para pendaki biasa yang bukan PA baanyak yang makmum jika itu ada sampah ya sudah sampahnya disitu. Tindakan pencegaahan pertama adalah kesaadaran. Jika tak segera sadar maka sampah akan menjadi gunung juga. Ini solusinya bersama. Jika dalam diri individu tanamkan kesadaran tapi dalam diri kelompok tanamkan pembersihan. Memang sudah menjadi adat yang mengakar setiap tahun di Gunung Slamet ini diadakan kegiatan Bersih Gunung yaitu ketika memperingati Hari Bumi Sedunia. Disinilah bertemunya semua PA baik itu mapala ataupun sispala di setiap kabupaten yang berbeda yang bekerja sama dengan tim SAR daerah setempat yaitu Purbalingga. Gunung Slamet diharapkan berkibar seiring dengan namanya “Slamet”, dari informasi aktivitas tektonik dalam gunung mulai menggeliat hingga tercatat terjadi gempa sebanyak 450 kali dalam tempo 3 hari. Kenaikan drastic ini yang mengakibatkan status Gunung Slamet pada 10 Maret 2014 dinaikkan dari Normal (Level I) menjadi Waspada (Level II). Ditambah lagi terdengar suara gemuruh di sekitar lereng hingga muncullah asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke atas langit. Gunung ini terarkhir kali aktif pada tahun 2009, itupun hanya sampai di Siaga dan kembali tenang seperti semula. Status naiknya gunung slamet tak membuat warga sekitar takut karena mereka menganggap gunung ini hanya batuk-batuk kecil yang rutin kambuh ketika 5 tahun sekali kayak pergantian Presiden di Indonesia. Walaupun itu adalah tanggapan mereka, di daerah tertentu sudah didirikan Pos Pengungsian untuk mengantisipasi bencana yang lebih besar.