Social Bookmarking
Penemuan Terbaru Tentang Mars
Unknown || Friday, April 11, 2014 || || Leave a comments
Dunia Astronomi – Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui segala seluk beluk tentang planet Mars. Baru-baru ini, sebuah berita mengejutkan datang dari ilmuwan University of California Los Angeles (UCLA), An Yin, yang mengklaim telah menemukan lempeng tektonik di planet Mars. Menurutnya, lempeng tekntonik itu termasuk primitif yang menggambarkan aktivitas lempeng tektonik ketika planet Bumi masih muda. Penelitian tersebut dilakukannya melalui sejumlah rangkaian analisa gambar yang ada dalam High Resolution Imaging Science Experiment (HIRISE) dan Thermal Emission Imaging System (THEMIS).
HIRISE merupakan instrument yang disediakan oleh wahana Mars Reconnaissance Orbiter, sementara THEMIS ada pada wahana Odyssey. Dengan kumpulan sekitar 100 gambar, 12 gambar diantaranya menunjukkan adanya lempengan tektonik yang terdapat di planet Mars.
Melalui penelitian tersebut, Yin kemudian menerbitkan hasil penelitian dalam jurnal Litosfer edisi Agustus 2012. Sebagai hasilnya, diketahui terdapat dua lempeng tektonik di planet Mars, lempeng Valles Marineris utara dan Valles Marineris Selatan. Dengan penemuan ini, Yin mengungkapkan jika banyaknya kesamaan fitur yang dimiliki planet Mars dengan Bumi.
Mars juga diketahui memiliki tebing curam yang mirip dengan tebing di California (Death Valley), dinding ngarai yang datar dan sangat halus, gunung berapi dengan zona linier. Hal itu merupakan salah satu ciri dari hasil aktivitas lempeng tektonik. Selain itu, beberapa celah dengan retakan besar juga terlihat membuka dan berada tepat di batas lempengen ketika bergerak secara horizontal.
Celah itu juga ditemukan di Bumi karena tempat itu mirip dengan kejadian di laut mati, dimana juga bergerak horizontal dan membuka besar pada retakannya. Dengan demikian, semakin banyak kesamaan antara Mars dan Bumi. Penelitian sebelumnya yang dilakukan pada tahun 1971 telah menemukan adanya Valles Marineris di Mars. Daerah itu ditemukan oleh wahana Mars Orbiter dengan Mariner 9. Valles Marineris dipercaya berusia 9 kali jauh lebih tua dari usia Grand canyon.
Oleh karenanya, banyak ilmuwan penasaran bagaimana daerah itu bisa terbentuk. Dengan diketemukannya lempeng tektonik Valles Marineris pada Mars, diharapkan bisa menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya sehingga beragam pertanyaan lebih dalam bisa dijawab. Hal itu diperlukan untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih detail dan bermanfaat bagi planet Mars yang msiterius sampai saat ini.
Penemuan terbaru bahwa di Mars ada air.
Robot ini mengebor sebuah batu yang disebut mengandung mineral lempung, sebuah indikasi formasi atau perubahan substansi yang disebabkan oleh air netral.
Ilmuwan mengatakan penemuan ini merupakan satu langkah maju lainnya untuk menunjukkan Planet Merah ini di masa lalu mungkin memiliki kondisi yang bisa mendukung kehidupan.
Dalam penelitian sebelumnya banyak bebatuan Mars yang ditemukan kemungkinan mengandung air asam.
Meskipun temuan terbaru ini tidak menghindari kemungkinan adanya kehidupan mikro-organisme di Mars, tetapi para imuwan mempercayai temuan ini akan menjadi lebih menantang.
Penemuan lempung menunjukkan bahwa setidaknya di beberapa lokasi di planet ini miliaran tahun lalu, mungkin ada sebuah lingkungan untuk mendukung kehidupan.
"Kami menemukan sebuah lingkungan yang dapat ditinggali yang sangat tidak berbahaya dan mendukung kehidupan, yang mungkin jika air ini ada di sekitar dan anda ada di sana, anda mungkin bisa meminumnya,'' kata John Grotzinger, ilmuwan proyek Curiosity.
Danau purba
Robot Curiosity menggali sampel bubuk dari sebuah batuan lumpur di kawasan eksplorasi Kawah Gale, sebuah ceruk dalam di ekuator Mars.
Sampel ini kemudian di analisa dalam laboratorium dan ditemukan kandungan 20-30% smectite - kelompok mineral lempung.
Dengan jumlah yang banyak dan sedikitnya garam yang ditemukan mengindikasikan kemungkinan lingkungan air segar yang membentuk formasi bebatuan lumpur.
Ilmuwan memperkirakan Curiosity mungkin melakukan penggalian di sebuah danau purba
Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/2414620-penemuan-terbaru-tentang-mars/#ixzz2ycWLGgaM
Post a Comment