xmlns:fb='http://ogp.me/ns/fb#' Cerita Ini Sesuai Alurnya

Blogger

Alam untuk Indonesia

Social Bookmarking

Cerita Ini Sesuai Alurnya

|| || || Leave a comments

ak kan pernah jera untuk memulai itulah ungkapan awal dalam suatu ikatan. Ternyata perlahan rasa khawatir itu datang karenamu, kisah yang tak saling mengabarkan membuat perasaan ini seakan terkubur dalam tanah. Keanehan ini ternyata masih bisa dirasakan oleh hati yang telah beberapa kali disakiti. Mungkin inilah memang dia yang telah dituliskan dalam Lauh Makhfudz untukku, kini diusia yang beranjak dewasa aku akan benar-benar mempertimbangkan seseorang yang akan menjadi imamku kelak. Hari jum'at tertanggal 28 Juni ini tepat pukul 19.00 hingga sampai sekarang, kamus sedang dalam posisi menegangkan. Apa yang bisa kulakukan hanya dalam do'a agar kamu baik-baik saja menghadapi para penguji mentalmu. Entah mengapa perasaan ini menjadi ikut dalam memposisikan seperti dirimu yang sedang sidang LPJ. Aku khawatir dan takut setengah mati jika terjadi sesuatu padamu. Kata-kata semangat ini kusampaikan dari sini yang terpisahkan oleh jarak dan waktu. Seandainya aku disana mungkinkah kamu akan merasa lebih baik? Semoga saja iya, karena aku merasa sempurna jika berada disampingmu. Pengembaraanku lebih dulu namun ilmumu yang lebih tinggi daripada aku. Semoga segera kelar sidang yang menegangkan itu agar kau cepat istirahat dan bisa mempersiapkan ujian UAS untuk hari esok. Penguji jangan kau lakukan padanya sampai pagi, kasihan dan butuh waktu dia untuk belajar. Tulisan ini sengaja kutulis sesuai dengan alur yang sedang kualami saat ini, mungkin cocok jika ini dijadikan skenario film namun aku bahagia jika bisa tukar cerita disini. Taak harus banyak yang membaca dan mengetahuinya cukup saja aku mampu mengungkapkan apa yang kurasakan saat ini hingga seterusnya. Ketika semuanya berlanjut ke tahap yang lebih serius mungkin butuh persiapan untuk menjalaninya. Namu jika perkataan sanggup, yakin, mampu dan niat itu memang ada darimu mungkin aku akan luluh mendengarkanmu. Cerita ini cukup singkat namun dirasa terlalu lama dan rumita, entah kapan kejelasan itu datang dan menghampiriku untuk dipersatukan. Sumber:
/[ 0 comments Untuk Artikel Cerita Ini Sesuai Alurnya]\

Post a Comment