Gunung merupakan sebuah puncakan yang didaki dengan persiapan mental dan fisik selama perjalanannya menelusuri hutan dan dataran panjang. Dalam istilahnya gunung berada di medan horisontal, mungkin akan mengalami kemiringan sampai 30 derajat atau 45 derajat. Semuanya itu tergantung dari trek gunung yang berat atau ringan. Bagi pendaki yang suka berpetualang pasti mencari gunung yang belum pernah didakinya, karena untuk menambah pengetahuan tentang gunung yang baru didakinya.
Tebing merupakan sebuah susunan batuan sedimentasi yang membentuk dinding berarah vertikal untuk dipanjat menggunakan alat pemanjatan. Dalam pelaksanaannya dibutuhkan keberanian yang cukup tinggi, agar terhindar dari resiko yang mengkhawatirkan. Pemanjatan tebing membutuhkan adrenalin yang luar biasa, kegemaran ini harus diimbangi dengan latihan fisik yang rutin. Tebing ditaklukan oleh otak yang cerdas dan otot yang kuat.
Pendakian gunung dan pemanjatan tebing menjadi olahraga alam bebas yang digemari oleh para penggiat alam. Kecintaannya terhadap alam membuat sebuah kegiatan yang berhubungan dengan alam, dengan tujuan agar bisa lebih mengenal tentang alam. Olahraga ini dilakukan oleh pelaku yang tidak pandang untuk laki-laki ataupun wanita. Fisik memang membedakannya namun kekuatan wanita kadang-kadang lebih diunggulkan daripada laki-laki di situasi tertentu.
Keindahan gunung dan tebing selalu membuat kagum akan Penciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Banyak hal yang terkandung di dalamnya. Gunung memiliki banyak hutan yang bisa diteliti mengenai macam-macam vegetasinya, sedangkan tebing memiliki susunan batuan yang beragam jenis dan tidak salah untuk diteliti. Pengetahuan antara gunung dan tebing menjadi kegiatan berpetualang yang memanfaatkan kesempatan untuk menggali pengetahuan lebih banyak lagi.
Dalam kenyataannya, manusia untuk laki-laki dan wanita tidak mungkin memilih keduanya sebagai kegemaran utama. Biasanya mereka memilih satu dari dua untu ditekuni agar menjadi seorang atlet yang ahli dibidang tersebut. Atlet gunung dan atlet tebing berbeda jauh jika mereka disamakan. Pelatihannya yang berbeda membuat banyak orang untuk menekuni hanya satu bidang. Semuanya tergantung pada minat masing-masing, terserah untuk memilih gunung ataukah tebing. Dalam pembahasan, keduanya sama-sama olahraga ekstrim di alam bebas yang membutuhkan banyak pengetahuan lebih banyak lagi.
Post a Comment