Cinta terkadang membuat kita gila dan galau. Ketika kita telah merasa mampu untuk melupakan cinta yang pernah ada tiba-tiba itu datang lagi dengan alasan yang sama. Mungkinkah dia datang untuk memulai kembali, membenarkan kesalahan yang pernah ada. Namun kenapa dia datang disaat kita telah mulai memiliki seseorang yang justru telah merasa bakal jadi lebih baik. Apapun itu terkadag membuat kita ragu untuk menentukan pilihan.
Meskipun cintamu hebat, namun hati yang telah lama kosong ini nggak mungkin terbuka lagi oleh hati yang sama karena itu terasa menyakitkan. Semuanya telah hilang dan mungkin ingin sekali merubahnya yang baru. Seperti lagu yang dinyanyikan oleh ungu. Aku yang tak pernah bisa lupakan dirinya yang kni hadir diantara kita, kalau saja waktu itu kutak jumpa dengannya mungkin semua takkan seperti ini, dirimu dan dirinya kini ada dihatiku membawa aku dalam kehancuran, maafkan aku menduakan cintamu berat rasa hatiku tinggalkan dirinya, dan demi waktu yang bergulir disampingku maafkanlah diriku sepenuh hatiku.
Cinta itu rumit susah ditebak apa maunya, seakan indahnya hanya dapat diketahui pada akhirnya. Seandainya cinta itu datang sekali untuk selamanya mungkin takkan sesulit ini menjalani hidup. Ternyata Cinta itu membawa banyak rintangan yang harus dijalani dengan keikhlasan dan ketabahan, Cinta itu membawa perasaan menjadi pilu dan lahirlah airmata untuk mengenangnya. Begitu banyak cerita yang akan dialami oleh dua insan tersebut dalam memperjuangkannya. Inilah perjalanan hidup.
Seandainya saja keyakinan dan kepercayaan ada dari dulu, mungkin kita mampu mempertahankan keindahan yang pernah tercipta. Ternyata semua telah berakhir di hati yang beberapa kali berganti, untuk apa ketika waktu masa labil SMA kita bertengkar kepada yang lainnya untuk memperebutkan cewek atau cowok kalau sekarang malah telah berakhir dengan sekejab. Untuk apa itu semua, wahai manusia begitu rumitnya kisahmu dengaan kisahnya. Entah salah siapa cinta itu datang di waktu yang kurang tepat.
Sumber:
Post a Comment