xmlns:fb='http://ogp.me/ns/fb#' Keabadian yang Sulit Ditebak

Blogger

Alam untuk Indonesia

Social Bookmarking

Keabadian yang Sulit Ditebak

|| || || Leave a comments

Cerita untuk dia dan dirinya ... Mungkin Tuhan yang mengerti apa isi hati dan pikiran ini, bahkan darikupun aku tak tau apa maksud jalan ini. Mengapa ketika kita telah menemukan cinta yang baru, cinta yang lama itu datang lagi. Padahal semuanya tahu, bahwa cinta yang lama itulah yang menyisakan banyak kebahagiaan dan luka. Andaikan saja aku tau akan keindahan kedepannya mungkin hidup ini tak sesulit kubayangkan. Terkadang aku stak karena kedatangan mereka yang silih bergantian, namun siapakan yang akan menjadi cinta sejati? Begitu sulit mengatakan hal yang sebenarnya. Pilihan itu membuatku jera. Semuanya telah berakhir untuk dikenang, tapi apa yang bisa dilakukan untuk hanya menjalin Silaturrahmi. Kenapa engkau datang lagi (Akangteteh) yang padahal ku telah berniat menghapusmu dari benakku. Disaat aku ingin mandiri, dan mungkin kau juga entah sengaja atau tidak semuanya tak ada kabar dan tak menjalin silaturrahmi apapun. Mungkin kesibukan itu jawabannya, namun aku tak sanggup jika harus menjalani ketidak ada kabaran antar dua insan yang tak memiliki hubungan khusus ini karena itu sangat menyakitkan. Sempat kukira, kau akan menghilang sedikit demi sedikit karena telah menemukan yang lebih baik disana namun aku tak tau keberadaanmu saat ini. Apa yang harus dilakukan disaat dua insan manusia itu ada dalam pikiran kita, siapa yang akan menjadi pilihan terakhir hati ini? Kegalauan yang justru lama lama akan membunuhku dalam satu kejahatan, aku hanya bisa memilih satu pilihan dan pilihan yang lain mungkin akan kebuang. Bagaimana ini? tak sanggup lagi akau mempertahankan dua duanya yang malah membuatku hancur. Kedua nama itu, mampukah kubertahan menjalaninya? kepastian apa yang akan kalian tunjukkan untukku yang mungkin akan kupertimbangkan baik-baik. Semuanya harus pasti diumur kita yang sudah menginjak dewasa ini, aku hanya mencari keseriusan yang bakal ditunjukkan kepada kedua orang tuaku. Tak harus cakep dll, hanya kesederhanaan itu awal mulanya kesempurnaan. Aku butuh kesanggupan, keyakinan, kemampuan dan niatmu bersamaku kelak. Sumber:
/[ 0 comments Untuk Artikel Keabadian yang Sulit Ditebak]\

Post a Comment