Social Bookmarking
Pendidikan ESQ
Unknown || Monday, April 21, 2014 || || Leave a comments
Dalam rangka mengisi kegiatan ekstra kurikuler (ekskul). siswa smu swasta dharmawangsa mengadakan pendidikan esq (emotional spiritual quotient). kegiatan ini merupakan "rahasia sukses membangun kecerdasan emosi dan spiritual berdasarkan 6 rukun iman dan 5 rukun islam"
Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, tahap pertama untuk jurusan IPA yang dilaksanakan Minggu, 15 Februari pukul 08.00 - 11.00 WIB sedangkan tahap ke dua Minggu 22 Februari dengan waktu yang sama, dilaksanakan di gedung Aula SMU Dharmawangsa Medan, pesertanya khusus bagi siswa kelas tiga.
Kegiatan dibuka Wakasek Drs. Ahmad Syamsuri dan sebagai penyampai materi (tentor) Bapak Fuad. Selama berlangsungnya kegiatan, para siswa diberikan materi yang bernafaskan Islami seperti muhasabah, pengenalan diri secara Islam, mereka juga dianjurkan untuk sejenak merenungi perjalanan hidup mereka selama ini. Apakah umur yang diberikan telah dipergunakan untuk sesuatu yang berguna atau sebaliknya hanya digunakan untuk berbuat kezaliman.
Mereka juga diajarkan bagaimana cara hidup yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri mupun orang lain. Hidup bukan untuk berfoya-foya menghabiskan usia tanpa arti. Tetapi hidup harus digunakan untuk mencari bekal akhirat (kita harus berbuat kebajikan, menjauhi segala larangan Allah dan mengerjakan perintah-Nya), karena ada hidup setelah mati.
Para siswa juga diajak untuk lebih mengenal diri, siapa sebenarnya kita, untuk apa kita diciptakan dan lain sebagainya. Hal ini tentunya akan membuat para siswa lebih menyadari tanggungjawab dan kewajibannya sebagai seorang siswa.
Selain itu yang membuat para peserta lebih haru dan meresapi segala materi yang disampaikan dalam kegiatan ini ialah, adanya iringan musik ilustrasi bernafaskan Islami yang alunannya meluluhkan suasana hati. Maka tidak pelak lagi suasanapun jadi lebih hening.
Menurut Wakasek Drs. Ahmad Syamsuri kegiatan ini merupakan upaya memotivasi siswa supaya lebih bertanggungjawab sebagai seorang pelajar untuk lebih bersungguh-sungguh belajar, sekaligus merubah sikap mereka yang mungkin selama ini suka berhura-hura untuk segera berbenah diri. "Apalagi mereka sebentar lagi akan menghadapi UAN, kalau para siswa khususnya kelas tiga tidak segera berbenah diri untuk meninggalkan sikap hura-huranya saya khawatir mereka sulit untuk mencapai keberhasilan (lulus) dalam menghadapi UAN nantinya. Apalagi ujian negara sudah di depan mata," ungkapnya kepada SMW.
Beliau juga menambahkan, sebenarnya para siswa sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan pendidikan seperti ini. Apalagi mereka tidak dipungut biaya, sementara pendidikan ESQ ini sebenarnya sangat mahal, tambahnya.
Pendidikan ESQ ini ternyata memang sangat dahsyat dalam mempengaruhi perubahan sikap menuju yang lebih baik lagi kepada para pesertanya. Sesuai pengakuan beberapa siswa di sana yang mengikuti pendidikan ESQ.
Menurut Afri Meliani, "Mengikuti pendidikan ESQ membuat saya benar-benar menjadi orang yang merasa paling bersalah. Saya jadi sadar bahwa pola hidup saya selama ini perlu dibenahi. Hura-hura, kesombongan, bangga diri dan sebagainya ternyata tidaklah ada artinya. Hanya saja harapan saya kegiatan seperti ini tidak cukup hanya sekali, maunya kegiatan seperti ini bisa dilakukan minimal seminggu sekali."
Hal senada juga diungkapkan Hangga Pranata yang juga peserta ESQ, "Pendidikan ESQ ini sangat baik dalam upaya merubah sikap dan meningkatkan emosional spiritual para siswa untuk lebih baik lagi sekaligus menyadari apa sebenarnya tanggungjawab seorang pelajar. Hanya saja yang saya sayangkan pendidikan seperti ini jarang sekali dan di sini baru kali ini, saya pikir ini belum cukup." Ketika ditanyakan kepada Wakasek Ahmad Syamsuri, memang kita punya rencana untuk mengadakan pendidikan ESQ ini secara berkesinambungan. Hanya saja segala sesuatunya itu kan perlu biaya. Apa mau siswa dipungut biaya, untuk membuat kegiatan seperti ini! "Yang pasti nanti kita akan cari jalan keluarnya lebih lanjut," ungkapnya mengakhiri
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/psychology/2415959-pendidikan-esq/#ixzz2zXebrefl
Post a Comment