Social Bookmarking
Telkom and SNMPTN
Unknown || Thursday, April 17, 2014 || Berita || Leave a comments
Setelah mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam program Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN 2014), PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) juga turut menyukseskan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN 2014). Program ini diklaim sebagai wujud kepedulian Telkom terhadap Pendidikan Indonesia."Di program ini Telkom mendukung beberapa infrastruktur. Di antaranya adalah layanan internet, data center, dan call center, di mana seluruh calon mahasiswa/wi di Indonesia yang ingin memperoleh informasi bisa menikmati fasilitas tersebut," kata Muhammad Awaluddin selaku Direktur Enterprise & Business Services Telkom di kantor Kemdikbud, Jakarta.Dalam program SBMPTN 2014, lanjut Awaluddin, Telkom menyediakan layanan data center, koneksi main server dari data center Telkom Sigma Gubeng Surabaya ke back up server di Kampus ITS sebesar 50 Mbps, call center dengan nomor 0804-1-456456 serta kecepatan akses internet (bandwidth) hingga 100 Mbps. Selain SBMPTN 2014, Telkom juga turut mendukung SNMPTN 2014 dengan memberikan dukungan ICT meliputi data center berkapasitas besar, broadband Internet dan Intranet, dan call center dengan nomor 0804-1-450450."Ini adalah tahun kelima Telkom bekerjasama dengan Kemdikbud. Bandwidth sebesar 100 Mbps, kami sediakan untuk mengatasi lonjakan traffic yang puncaknya pada saat proses pendaftaran dan pengumuman SNMPTN dan SBMPTN," tambah Awaluddin.Wujud bakti Telkom untuk Pendidikan Indonesia dimulai dari pendidikan dasar dan menengah, di antaranya melalui Penerimaan Siswa Baru secara online, layanan transparansi dunia pendidikan melalui Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan (SIAPOnline), aplikasi buku dan perpustakaan digital Qbaca, serta program Indischool berupa layanan internet untuk 100.000 sekolah di Indonesia.Program bakti Telkom selanjutnya, khususnya untuk pendidikan tinggi, di antaranya adalah program Site visit-magang-Coop, e-learning, e-journal, dan Telkom Smart Campus Award (TeSCA) untuk potret tingkat penerapan ICT.
Anak perusahaan PT. Telkom Tbk, Telkom Akses mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan broadband untuk menyediakan akses internet broadband berkecepatan tinggi ke jutaan rumah di berbagai pelosok Indonesia.Untuk mempercepat penetrasi broadband ini, Telkom Akses telah menjalin kerjasama dengan Fiberhome Technologies Indonesia, PT Abhimata Citra Abadi dan Alcatel-Lucent untuk pengadaan dan pemasangan 10 Gigabit Capable Passive Optical Network (XGPON).Nantinya masyarakat dapat menikmati akses internet broadband berkecepatan tinggi hingga 10 gbps untuk downstream, dan 2,5 Gbps untuk upstream, meningkat dua kali lipat dari teknologi yang diadopsi sebelumnya.Infrastruktur jaringan broadband tersebut nantinya akan tersebar di 20 juta rumah hingga tahun 2015. Saat ini, infrastruktur broadband Telkom hanya melewati 8,2 juta rumah dengan menggunakan FTTH, FTTC dan ADSL.Telkom berambisi mengganti kabel tembaga dengan serat optik untuk memperluas infrastruktur broadband ke jutaan pelanggan sebagai bagian dari TITO (Trade In Trade Off) Access Modernization Project."Sudah saatnya rakyat Indonesia dapat menikmati internet yang cepat dan stabil karena hal tersebut juga akan berdampak langsung bagi perekenomian negara dan peningkatan taraf hidup masyarakat itu sendiri", kata Direktur Utama PT Telkom Akses, Badriyanto dalam siaran pers di situsnya.Ia menambahkan, penyebaran teknologi GPON dari Alcatel-Lucent di wilayah timur Indonesia akan berkontribusi besar dalam menutup kesenjangan digital dan memberikan masyarakat akses ke internet broadband.
Sumber: http://id.shvoong.com/society-and-news/politic/2414459-telkom-dan-snmptn/#ixzz2zD7lAjQ5
Post a Comment