Manusia hidup diciptakan sebagai makhluk sosial, yang menolong orang lain untuk peduli terhadap sesama. Kebangkitan jiwa itu ada dari dalam diri sendiri, jiwa solidaritas tertanam sebagai ajang untuk menolong orang yang membutuhkan. banyak kasus yeng terjadi di setiap daerah terutama sebuah bencana alam. saat itulah relawan dibutuhkan sebanyak-banyaknya dalam usaha penyelamatan jiwa orang lain.
bencana datang tidak ada ang mampu menebaknya bahkan dengan alat secanggih apapun itu, bencana tak mampu dicegah dan hanya bisa dikurangi resiko kejadiannya. di Negara Indonesia, negara yang bertemunya tiga lempeng aktif dunia ini selalu terjadi ketidakseimbangan alam yang terus-menerus. Kejadian yang masih teringat dalam memori adalah Gempa Aceh dan Tsunami tahun 2004, sebanyak ribuan orang meninggal dunia karena musibah ini. selanjutnya di tahun berikutnya terjadi Gempa Tektonik Pangandaran dan Tsunami. waktu terus bergulir dengan berbagai rencana Tuhan yang luar biasa.
ketika mendengar musibah ini maka hati akan tergugah untuk ikut membantu orang yang saat itu sedang membutuhkan bantuan orang lain. menjadi relawan di dalamnya merupakan tugas mulia, mereka mempertaruhkan nyawa untuk menolong sesama. hidup manusia akan sangat indah jika dia menjadi orang ang bermanfaat bagi orang lain. Bencana datang sebagai peringatan dari Tuhan bahwa hidup ini tidak selamanya akan indah. terkadang alam akan memberikan sentuhan kecil untuk menyadarkan manusia.
bencana yang terjadi membuat manusia untuk memahami keadaan alam. Peristiwa ini akan mengisyaratkan kepada kita betapa besarnya kekuatan alam ini hingga mampu menghancurkan ribuan manusia dan bangunan dalam waktu sekejab. sama halnya jiwa manusia, melihat keadaan darurat ini semua orang menjadi relawan hingga sampai ribuan orang untuk membantu korban bencana tersebut.
Post a Comment